LANDASAN PSIKOLOGIS DALAM PENDIDIKAN

 CATATAN MATAKULIAH LANDASAN PENDIDIKAN SEMESTER 1 PGSD

Psikologi merupakan ilmu yang sangat luas penerapannya dalam kehidupan, termasuk
dalam ranah pendidikan. Kita pasti sering mendengar isu-isu di bidang pendidikan seperti cara
membangun sistem pembelajaran yang efektif, membentuk lingkungan belajar yang nyaman,
hingga menciptakan peserta didik yang unggul. Psikologi pendidikan bertujuan untuk menjadi
pedoman dalam menyusun sistem dan strategi belajar. Selain itu, psikologi pendidikan juga
berperan dalam meninjau sisi psikologis pengajar maupun peserta didik. Hal ini bertujuan agar pengajar mampu mengandalkan kemampuannya dengan baik serta peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Teori pendekatan perilaku
Teori perkembangan kognitif
Teori perkembangan sosial, moral, dan emosi
Teori sosial kognitif
Teori pendekatan konstruktivis

Perkembangan Peserta Didik
Perkembangan peserta didik memberi informasi kepada pendidik bahwa terdapat
perkembangan peserta didik yang berlaku secara umum pada setiap jenjang pendidikan, dan
pendidik dapat menggunakan informasi ini dalam menggunakan bahasa, metode mengajar,
bahkan teknologi pengajaran. Perkembangan peserta didik yang relevan dengan pengajaran
akademik dan non-akademik (karakter) meliputi : 

1. Perkembangan Kognitif
Membahas perkembangan kognitif senantiasa akan diawali dengan bahasan
tentang otak karena perkembangan kognitif merupakan manifestasi dari isi otak.
Menurut Piaget terdapat perkembangan kognitif meliputi :
Skema
Organisasi
Asimilasi dan Akomodasi
Ekuilibrasi
Sedangkan menurut Vygotsky, perkembangan kognitif meliputi :
Zona Perkembangan Proksimal
Scaffolding

2. Perkembangan Bahasa
Bahasa adalah suatu bentuk komunikasi, baik lisan, tertulis atau isyarat yang
didasarkan pada sebuah sistem simbol. Anak-anak secara biologis disiapkan
untuk mempelajari bahasa ketika mereka dan pengasuhnya berinteraksi.
Perkembangan Bahasa melalui 3 masa, yakni :
Masa Bayi
Masa Kanak-Kanak Awal
Masa Remaja

3. Perkembangan Sosioemosional
Akar dari perkembangan sosioemosional adalah ‘diri’ (self). Oleh karenanya
perlu kita ketahui bagaimana ‘diri’ (self) berproses. Ini dapat dilihat berdasar
dua aspek penting terkait ‘diri’ yaitu harga diri (self-esteem) dan identitas.
Perkembangan Sosioemosional meliputi :
Harga Diri (self-esteem)
Perkembangan Identitas (identity)

4. Perkembangan Moral
Perkembangan moral (moral development) berhubungan dengan peraturan dan
ketentuan tentang interaksi yang pantas diantara orang-orang. Peraturan ini bisa
dipelajari dalam tiga bidang yaitu:
1. Kognitif,
2. Perilaku,
3. Emosional
Kohlberg membuat teori perkembangan moral yang mempunyai tiga level
utama
Penalaran prakonvensional (preconventional reasoning)
Penalaran konvensional (conventional reasoning)
Penalaran pascakonvensional (postconventional reasoning)

Psikolog sebagai Ilmu Jiwa Manusia
Psikologi adalah ilmu yang menyelidiki perilaku, proses mental, dan pengalaman
manusia. Ini adalah cabang ilmu yang berfokus pada pemahaman bagaimana manusia berpikir, merasa, dan bertindak. Kata psikologi berasal dari bahasa Yunani kuno `psyche' yang berarti jiwa dan 'logia' adalah ilmu. Salah satu pertanyaan sentral dalam psikologi adalah bagaimana manusia berpikir dan mengambil keputusan. Psikolog berusaha memahami proses kognitif seperti :
- Persepsi
- Memori
- Pemecahan masalah yang membentuk dasar pemikiran manusia

Proses pembelajaran dan memori juga menjadi bagian penting dari psikologi. Psikologi
juga berusaha untuk mengidentifikasi dan memahami masalah psikologis seperti gangguan
mental dan penyakit jiwa. Tujuan utama psikologi adalah memahami jiwa manusia dan menerapkan pengetahuan ini untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, baik secara individu maupun secara kolektif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tari Mojang Jaipong Jawa Barat: Keanggunan dan Semangat Gadis Sunda

Perkembangan Periode PraSekolah

RANGKUMAN PRESENTASI DARI KELOMPOK 1 TERKAIT LANDASAN FILSAFAT DAN LANDASAN SOSIAL KULTURAL