RANGKUMAN PRESENTASI DARI KELOMPOK 1 TERKAIT LANDASAN FILSAFAT DAN LANDASAN SOSIAL KULTURAL
Catatan Mata kuliah Landasan Pendidikan Semester 1
Filsafat pendidikan adalah cabang filsafat yang mempelajari hakekat pendidikan Filsafat
pendidikan memandang kegiatan pendidikan sebagai objek yang perlu dikaji. Yang memiliki
hubungan filsafat dengan Pendidikan yang mempunya arti jiwa, roh dan kepribadian system
Pendidikan nasional. Filsafat juga menjadikan manusia berkembang dan mempunyai pandangan
hidup yang menyeluruh dalam bentuk kurikulum. Ada 4 aspek pandangan filsafat tentang Pendidikan
antara lain : dasar dan tujuan Pendidikan, Pendidikan dan peserta didik, kurikulum dan system
Pendidikan. Ada banyak cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Ini termasuk landasan
filosofis, paradigma pendidikan, metodologi pengembangan ilmu pendidikan, teori ilmu pendidikan,
dan daya dukung organisasi.Ini menunjukkan bahwa filsafat dan pendidikan tidak dapat dipisahkan.
Filsafat Pendidikan mempunyai 4 Aliran yaitu Perenialisme, Esensialisme, progresivisme,
rekonstruksionisme. Sosiologi menyebut pendidikan sebagai sosialisasi (pemasyarakatan). Sosialisasi
adalah proses mempersiapkan anak-anak untuk berfungsi sebagai orang dewasa dan orang muda,
menurut Ornstein (2010). Menurut Ornstein, empat agen sosialisasi dalam proses sosialisasi adalah
keluarga, sekolah, budaya teman sebaya (peer culture), dan media. Lalu ada persamaan dan
perbedaan antara sosialisasi dan enkulturasi, persamaannya adalah memiliki tujuan yang sama yaitu
melatih manusia menjadi lebih dewasa, sedangkan singkat perbedaannya antara sosialisasi dan
enkulturasi adalah bahwa sosialisasi lebih pada tekanan pada pembentukan perilaku sosial individu
agar sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat, sedangkan enkulturasi lebih
pada tekanan pada pembentukan perilaku individu yang sesuai dengan kebudayaannya.
Penjelasan tentang hubungan Pendidikan Masyarakat dan kebudayaan yaitu Pendidikan dan
kebudayaan saling terkait, karena pendidikan dapat mengubah orang menjadi berbudaya, dan
budaya dapat mendorong orang untuk hidup sesuai dengan aturan atau norma yang ditetapkan.
Kebudayaan dan pendidikan sangat terkait satu sama lain, karena pendidikan berfungsi sebagai
pentransfer nilai-nilai budaya. Proses pendidikan adalah cara terbaik untuk mentransfer nilai-nilai
budaya, karena keduanya sangat terkait. Pendidikan dan kebudayaan sangat terkait satu sama lain
dan tidak dapat dipisahkan karena membutuhkan satu sama lain. Kemudian pengertian lingkungan
Pendidikan adalah segala sesuatu yang memberikan penjelasan dan mempengaruhi tingkah laku,
pertumbuhan, dan perkembangan anak untuk menjadi manusia yang lebih baik dengan nilai-nilai
insaniyah dan ilahiyah, seperti iklim, tempat tinggal, adat istiadat, dan lainnya.
Komentar
Posting Komentar